Menganalisis luka dan menemukan persentase dan area nanah
????? Wound Analysis ?????
Bukankah lebih nyaman jika Anda dapat menganalisis luka Anda tanpa perlu sering mengunjungi pusat kesehatan? Ya, tentu saja, tetapi berbagai perangkat pengukuran yang tersedia di pasar sangat mahal dan pasti rumit untuk digunakan. Bagaimana kalau kita mengubah ponsel genggam kita menjadi perangkat pengukur yang dapat menganalisis luka pada menekan tombol. Inilah yang dirancang oleh aplikasi Wound Analysis .
Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk menangkap atau menggunakan gambar luka yang tersimpan. Ini segmen otomatis luka menggunakan dua algoritma yang berbeda. Ini menghilangkan proses yang membosankan untuk secara manual memotong batas luka. Kemudian menampilkan area luka dan area nanah yang terlihat di CM2 bersama dengan persentase nanah. Tidak ada skala pengukuran atau tanda batas yang diperlukan untuk mendapatkan area tersebut. Jarak antara kamera dan luka harus diberi makan sebagai input untuk memungkinkan kamera untuk mengonversi area piksel secara otomatis menjadi CM2. Ini juga memiliki opsi berbagi untuk mengirim email foto yang diproses dan data luka yang diukur. Ini memungkinkan pengguna untuk berbagi hasil yang diperiksa dari luka dengan dokter mereka. Singkatnya, ini adalah aplikasi yang memungkinkan Anda membantu dokter menghadiri luka Anda dari kenyamanan rumah Anda.
✪✪✪✪✪ Fitur ✪✪✪✪✪
➼ Antarmuka pengguna yang lancar dan mudah digunakan.
➼ Buka gambar luka yang disimpan atau tangkap yang baru.
➼ Bekerja dengan semua perangkat Android (Android versi 4.0.3 dan lebih tinggi) dengan kamera.
➼ Area yang akurat dan pengukuran nanah di CM2.
➼ Pengguna dapat memilih salah satu dari dua algoritma segmentasi untuk mengekstrak luka dari latar belakang.
➼ Menampilkan gambar mentah, tersegmentasi, dan nanah yang diidentifikasi secara terpisah.
➼ Email data yang dipantau ke dokter tentang menekan tombol.
? Cukup tangkap luka dan berikan ketinggian dari mana ia ditangkap dan mendapatkan hasilnya.
Aplikasi ini dikembangkan oleh Anudeep Varma dan Ashok Varma di bawah bimbingan Dr.alex Noel Joseph Raj.